Riset Kolaborasi antara FEB Unived dengan Prodi Parawisata di desa Panglipuran Bali

Pada hari yang bersejarah ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Bengkulu (Unived) bersama Program Studi Pariwisata mengumumkan inisiasi riset kolaborasi di Desa Panglipuran, Bali. Acara ini diadakan di balai desa Panglipuran, yang terkenal sebagai salah satu desa terbersih di dunia, dan dihadiri oleh para akademisi, peneliti, mahasiswa, serta perwakilan masyarakat desa.

Kolaborasi ini dilatarbelakangi oleh komitmen bersama untuk mengembangkan potensi pariwisata berbasis masyarakat dan ekonomi lokal di Desa Panglipuran. Desa ini dipilih karena keunikannya dalam menjaga kebersihan, kelestarian budaya, dan tata ruang desa yang menarik perhatian wisatawan dari berbagai belahan dunia.

 

Acara dimulai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Wakil Dekan FEB Unived, Dr.E. Ahmad Soleh, SE. M.Si. dan Ketua Program Studi Pariwisata, Penandatanganan ini disaksikan oleh para tamu undangan dan warga desa, menandai dimulainya kerja sama resmi dalam riset kolaboratif ini.

Riset ini akan dilaksanakan melalui beberapa tahap, dimulai dengan pengumpulan data lapangan dan wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan. Tim peneliti dari FEB Unived dan Prodi Pariwisata akan bekerja bersama dalam menganalisis data dan merumuskan rekomendasi kebijakan. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk menilai kemajuan dan efektivitas program, serta memastikan hasil riset dapat diterapkan secara praktis.

Kolaborasi riset antara FEB Unived dan Program Studi Pariwisata ini diharapkan dapat menjadi model bagi penelitian serupa di daerah lain. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kedua institusi berkomitmen untuk mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat Desa Panglipuran.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, mempererat hubungan antara peneliti, akademisi, dan masyarakat Desa Panglipuran. Antusiasme yang tinggi dari semua pihak mencerminkan optimisme bahwa kolaborasi ini akan membawa manfaat besar bagi pengembangan pariwisata lokal dan kesejahteraan masyarakat desa.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *